Hai, ini aku, dirimu yang saat ini sedang tidak tenggelam dalam ego. Ya, aku menulis surat ini demi memperbaiki diriku sendiri. Aku ingin membuat kita tak lagi gemar menang sendiri sekaligus mengingatkan bahwa banyak orang di sekitaran yang tanpa kau sadari sudah kau abaikan.

Lewat surat ini saya berupaya membantumu untuk tetaplah berdasar pada bumi serta dapat melakukan perbuatan kebaikan pada saat anda masih tetap dapat menghela udara.

1. Walaupun seringkali terasa dunia berlaku kurang adil kepadamu, sebenarnya di bagian ada beberapa orang yang demikian menyayangimu

Mungkin saja anda belum juga mengerti benar kalau dari demikian milyar manusia yang penuhi bumi, anda termasuk juga dalam kelompok yang mujur. Ya, anda mempunyai bapak, ibu, saudara, bahkan juga kawan yang senantiasa berada di sekitaran. Ada sosok bapak yang siap sedia banting tulang penuhi semuanya keperluan. Ada juga ibu yang menjaga dengan penuh kasih serta tidak sempat alpa menjelaskan saran, membuat kamu senantiasa ada dalam jalur yang benar.

Terkecuali orang-tua, ada pula sosok saudara yang meskipun menjengkelkan tetapi sesungguhnya mereka betul-betul perduli pada kondisimu. Ah, serta masihkah anda ingat kalau anda senantiasa mempunyai kawan didalam hidupmu? Beberapa teman dekat yang senantiasa ada untuk sharing dekap di waktu hatimu terbelah jadi dua. Mereka juga senantiasa sedia telinga, tidak sempat bosan, meskipun anda senantiasa mengulang narasi yang sama.

2. Mereka dengan sabar terima semua tingkah konyolmu jadi manusia. Sesaat kau malah seringkali melihat kebaikan mereka samping mata

Memanglah manusia tidak dapat memohon watak apa yang menempel pada dianya saat dilahirkan. Demikian halnya anda, anda memanglah mempunyai ciri-khas keras. Bahkan juga kadang-kadang beberapa orang di sekitarmu mesti berlapang dada untuk bertemu dengan kepala batumu. Sadarkah anda kalau egomu senantiasa memegang kendali serta penuhi udara?

Baca Juga : Contoh Surat Pribadi

Ya, anda seringkali menginginkan menang sendiri. Kadang-kadang anda juga terbenam kedalam rasa iri yang seringkali membuat kamu membenci rekan tanpa ada argumen yang pasti. Waktu terdapat banyak rekan yang berhasil mencapai penghargaan anda juga akan mengatakan dengan hati 1/2 serta senyum yang tidaklah terlalu merekah.

Leave a Reply