Sadarlah mencintai itu adalah tentang dua hati yang melangkah bersama saling memperjuangkan. Apa yang sekarang kita lewati bahkan dengan terluka adalah menjadi langkah yang seharusnya dikuatkan bersama, bukan hanya satu hati yang berjuang dengan lelah namun hati yang lainnya seolah tak menganggap hadirnya.

Dimana saja ada satu hati yang benar serta tulus menyukai takkan sempat sangsi untuk memperjuangkan hadirnya cinta dalam dianya serta orang yang dia kehendaki nantinya bersanding melakukan cerita dengan.

Senantiasa berupaya mendatangkan yang paling baik walaupun jauh dari prima, serta semua yang kita katakan cuma untuk membutktikan kalau kita ikhlas serta tulus inginkan hatinya.

Tetapi kadang-kadang perjuangan yang melelahkan serta kuras rasa ini tidak berbuntut pada balas yang sama. Tidak senantiasa apa yang kita upayakan untuk menyukai nantinya pada akhirnya bersanding mempunyai, tetapi kita kadang-kadang mesti terima fakta kalau menyerah serta pergi yaitu satu pilihan.

Bukanlah karna malas sekali lagi memperjuangkan, bukanlah karna tidak setia serta tidak menginginkan menjaga tetapi sejauh apa kita dapat mengambil langkah serta memastikan kalau tidak dapat cinta ini selalu dilukai serta dihempas menuju sakitnya kekecewaan. Cuma astinya jadi manusia umum tidaklah jadi hal yang gampang untuk kita semuanya untuk dapat ikhlas memastikan apa yang perlu kita ambillah jadi satu pilihan.

Tidak ada satupun hati yang inginkan kepergian dari orang yang disayangi, taka da satupun cinta yang ikhlas orang yang sampai kini dia sukai mesti memastikan rasa-rasanya jatuh pada kita, tetapi kita takkan sempat mempunyai kuasa untuk memaksa. Takkan ada yang beralih dari cinta yang selalu kita tahan tetapi dia tidak sempat mendatangkan cinta serta hatinya dengan penuh ketulusan.

Iya, hati ini menginginkan rasakan bahagianya bukanlah selalu bergelut dalam genangan luka. Kita harus juga menghormati perasaan kita sendiri kalau tidak dapat cinta yang ada bergelut di buat selalu tersakiti.

Iya, memanglah pergi meninggalkan lah sebagai pilihan. Bukanlah karna tidak setia serta tidak dapat menjaga tetapi untuk apa bergelut pada tempat yang sama saat yang kita capai hanya jejak luka serta kecewa.

Leave a Reply